Chapter 11

1066 Kata

"Kamu begitu dekat dengan pria di tempat les itu?" tanya Langit tiba-tiba. Gendis yang tengah membaca novel di halaman Belakang sekolah meliriknya. "Tidak juga, kenapa?" Gendis balik bertanya. "Tidak, sudah habiskan saja makananmu!" Langit segera menyumpal mulut Gendis dengan roti. Mau tak mau Gendis mulai mengunyahnya. "Nah, Gendis pintar!" ucap Langit mengacak-acak rambut Gendis lalu pergi. "Hey!! Langit!!" teriak Gendis dengan mulut penuh. Gendis terkekeh, "Ada saja tingkahnya" gumam Gendis kembali membuka novelnya. "Gendis" sapa Ella yang sudah berada di hadapannya. "Ini untukmu" seraya memberikan sebotol air mineral. "Langit mana? Tadi aku melihatnya?" tanya Ella melihat sekelilingnya. Gendis meraih botol yang diberikan Ella, "Terimakasih, baru saja dia berlari setelah membuatku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN