Bab 38. Ingkar janji

1281 Kata

Kak Zaki: Tis, besok di kampus ada bazar. Kamu mau gak temenin aku buat ketemu sama panitianya? Soalnya, mereka bilang pengin ada yang diomongin. “Cih! Modus banget Lo jadi laki!” cibir Bara setelah melihat isi chat dari Zaki. Tisa meringis melihat bagaimana suaminya cemburu. Jelas terlihat, tetapi dia juga tidak tahu harus bagaimana menenangkan hati si cowok. “Apa dia begitu tampan?” tanya Bara. Kini, dia sudah berada di belakang bahu istrinya dengan tangan memeluk perut rata sang istri, dan dagu diletakkan di bahu. “Hem, jujur atau bohong?” Suara Tisa terdengar gugup. “Kamu tau aku gak suka dibohongi, kan, Beb?” tanya balik Bara. Tisa mengangguk. Jujur, dia mulai gerah, apalagi tangan Bara yang sudah mulai ke mana-mana. Membuat dia menahan diri untuk tidak mengeluarkan suara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN