Bab 37. Baju Dinas

1116 Kata

“Ah, maaf, Tuan Andra. Saya tidak bermaksud kurang sopan pada Anda. Tapi, tadi saya hanya kaget saja sehingga berbicara seperti itu.” Tisa membungkukkan badan ketika tahu orang yang ada di belakang adalah adik iparnya. Akan tetapi, dia masih segan pada adik iparnya. Tisa melihat ke arah Bara yang kini sedang berjalan di lorong menuju ke arahnya. “Mas,” panggilnya. “Kamu ngapain di sini?” Suara Bara terdengar tidak suka, bahkan kini pinggang Tisa sudah dipeluk posesif oleh pria tersebut. Menegaskan jika gadis itu adalah milik Bara Langit Sanjaya. Tisa sendiri hanya menurut. Toh, dia juga tidak keberatan dengan tangan sang suami. Gadis itu justru merasa aman dan senang. Andra terlihat terkekeh dengan satu tangan dimasukkan ke dalam saku celana, sedangkan satunya lagi digunakan untuk me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN