Tyas terduduk di salah satu kursi yang berada di sana. Ia mengatur nafasnya, setelah bermain rollercoaster. Tyas dan Damar bermain kora-kora. Damar pergi membeli minuman. Lelaki itu datang dengan membawa permen kapas dan dua botol air mineral. Tyas tersenyum menatap Damar dari kejauhan. "Nih minum dulu." Damar menyodorkan botol berisi air mineral. Tyas menerimanya." Terima kasih," ujar Tyas lalu meminumnya. Damar memperhatikan Tyas yang sedang minum, membuatnya tersenyum. "Lo cantik," ujar Damar membuat Tyas tersedak. "Astagfirullah...." gumam Tyas menepuk dadanya karena tersedak. Sebisa mungkin, Tyas menyembunyikan wajahnya yang merah. Dulu ketika ia belum menyadari perasaannya. Semua terasa biasa saja. Namun sekarang, entah lah rasanya seperti ada berjuta kupu-kupu yang terbang

