Damar dan Tyas saling menatap. Hening tidak ada yang mengeluarkan sepatah kata pun. Mereka berdua masih di dalam toilet cewek. Damar melirik kearah Tyas. "Beb, lo nggak mungkin ke kelas dengan keadaan kek gini," ucap Damar. Tyas terdiam, lalu mengangguk. Jika di pikir-pikir, memang tidak mungkin ia masuk kedalam kelas dengan keadaan basah kuyup begini. "Terus saya harus gimana? Nggak mungkin kan kalau saya duduk di toilet ini sampai jam pulang sekolah bunyi," ujar Tyas. Membuat Damar terkekeh. "Lo bisa aja deh Beb. Lo mau nggak ngerasain jadi anak nakal sehari aja," ucap Damar membuat Tyas bingung. "Maksudnya?" tanya Tyas yang tidak mengerti dengan ucapan Damar. "Bolos, lo mau bolos nggak?" tanya Damar membuat Tyas membulatkan matanya. "Bolos?" ucap Tyas membuat Damar mengangguk.

