Sudah dua hari ini Becca tinggal di wisma tamu di dalam biara. Para biarawan di dalam biara itu menjaganya dengan sangat baik. Memberinya makan, pakaian dan tempat tinggal yang layak untuk gadis malang itu. Mereka juga melibatkan Becca dalam pertemuan doa mereka serta mengajaknya untuk belajar membuat kerajinan tangan yang akan dijual untuk menggalang dana bagi panti asuhan yang mereka asuh. Kesibukan demi kesibukan yang diberikan oleh biara membuat Becca terasa lebih baik. Rasa sedih dan menyalahkan diri sendiri Becca perlahan mulai lenyap. Ia sekarang lebih bisa tersenyum dibanding sebelumnya walau mungkin rasa sakit dan bersalah itu masih hinggap di sana. Namun, semua aktivitas yang ia jalani selama di dalam biara membuat perhatiannya teralihkan hingga melupakan rasa itu.

