54. Safe?

1669 Kata

    Jacky menutup panggilannya dengan senyum penuh kemenangan. Sebentar lagi musuh bebuyutannya akan hancur di tangannya. Dan berterima kasih untuk putrinya yang telah menjadi umpan paling empuk bagi mangsanya.      Anya tidak terima dengan apa yang dilakukan Jacky. Ia menatap penuh amarah pada Jacky. Dengan sekuat tenaga, ia mengutuk ayahnya yang sudah berbuat sejahat ini pada Rivaldi.     “KAU TIDAK PANTAS DISEBUT MANUSIA! KAU LEBIH RENDAH DARI SEEKOR KECOAAAA!!!”     Suara tawa Jacky menggema ke seisi ruangan diiringi dengan suara tawa anak buahnya. Makian Anya terdengar seperti lelucon bagi mereka. Anya menatap Jacky dengan kilatan amarah di matanya. Ia sudah tidak tahan dengan ulah Jacky. Sayangnya ia tak mampu melawan saat ini. Ia hanya berharap pembalasan akan datang tepat pada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN