“Kau baru menyadarinya? Hahhahahaha… Pembalasan ini belum berakhir. Aku akan memulai rencana berikutnya dan itu melibatkan Anya!” Kata -kata Jacky membuat Erica merinding. Hal buruk apa lagi yang direncanakan mantan suaminya pada putri mereka. Tidak cukupkah ia merusak kehidupan tenang dirinya dan putrinya? Bahkan hingga menghancurkan fisik putrinya waktu itu? “A-apa katamu? Apa yang akan kau lakukan pada putri kita, Jacky? Kumohon jangan lakukan apa-apa lagi pada Anya!” Erica berusaha merengek dan memeluk kaki Jacky meminta belas kasihan. Pria itu tidak mengindahkan Erica dan malah menendang perut Erica menjauh dari kakinya hingga membentur dinding. Wanita itu merintih kesakitan. Jacky menatap miris wanita yang menyedihkan itu. Secinta itukah dirinya pada putrinya

