38. Shame On You!

1727 Kata

    Beberapa saat sebelumnya di GD Corp,     Becca menghela nafasnya. Semua urusannya sudah selesai di kantor dan ia bersiap untuk pergi ke rumah sakit. Ia pikir ia harus berpikiran positif tentang ayahnya. Ia sangat tahu betul ayahnya adalah orang yang bisa mengendalikan diri dengan baik. Jadi, mungkin apa yang terjadi tadi pagi hanyalah sebuah kesalahpahaman.     “Papa hanya peduli sebagai atasan dan bawahan. Itu saja. Jangan berpikiran yang macam-macam, Becca!”     Becca terus mengucapkan kalimat-kalimat itu untuk membuatnya berpikir positif tentang ayahnya. Ia menghela nafasnya lalu melanjutkan langkahnya.     Aaron datang dan merangkul pundak tunangannya itu sambil menunjukkan wajah sumringahnya.     “Kita mau makan siang apa hari ini, Sayang?” tanya Aaron tanpa menyadari bahw

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN