Sedikit berharap

2018 Kata

Perhatian kecil yang Bian berikan, mampu menimbulkan sebuah harapan yang kemarin sempat layu. Kinan seperti mendapatkan angin segar. "Gua rasanya mau nyerah aja kalau cara main dia kaya begini. Kalau memang tujuan dia buat gua berharap, tentu dia berhasil. Sangat berhasil. Gua udah kembali berharap setelah harapan yang lalu dihancurkan begitu aja." Memeluk ponselnya dengan erat. "Lu kenapa deh, Nan? Sehat, 'kan?" tanya Linda. Dia terganggu melihat Kinan yang sedari tadi tersenyum tanpa henti. Temannya itu seperti orang gila. Dia yang hanya melihat saja sudah merasa takut. Menyentuh kening Kinan dengan punggung tangan kanannya. "Enggak kok, tapi kok temen gua kaya orang gila ya?" Suhu tubuh Kinan normal. Kinan bukannya marah dan menepis tangan Linda, malah tetap biasa saja. Masih dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN