Kembali ke kenyataan

2119 Kata

"Lu kenapa deh Nan? Mukanya dari tadi mendung terus." Linda yang heran akhirnya bertanya. Dia tidak berani menanyakan sejak tadi karena takut jika sesuatu yang buruk baru saja menimpa temannya. Bukan karena tidak urus atau apa, Linda hanya tidak mau mengganggu. Kalau pun memang Kinan berniat menceritakan, gadis itu sudah bercerita dari tadi tanpa dia menanyakan lebih dulu. Kinan bukan temannya yang tertutup. Gadis itu cenderung terbuka dan tanpa sungkan bercerita. Linda tidak terganggu, malah dia bersyukur. Setidaknya keberadaan dia dibutuhkan. Tidak sekedar dijadikan pajangan dengan status teman. Bukannya menjawab, Kinan malah merebahkan kepalanya di atas tangannya yang tertekuk. Menjadikan sebagai bantalan. Kinan masih harus membiasakan diri untuk tidak menunggu datangnya pesan dari se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN