Sadar Diri

1232 Kata

Kinan melongo melihat makanan yang tersaji. Sangat yakin sajian yang sedikit itu berharga tinggi. Bagaimana dia bisa kenyang? Menu yang harganya tidak main-main itu porsinya seperti main-main. Harga semangkuk mi ayam langganannya saja hanya lima belas ribu sudah bisa membuat perutnya begah kekenyangan. Memang benar restoran ini target pasarnya bukan dia. "Apa kebanyakan orang kaya itu makannya sedikit ya? Mereka juga kayanya enggak mementingkan karbohidrat. Lihat aja, enggak ada nasi. Kentang ada juga porsinya sedikit banget. Kaya yang harga lima ribuan di pasar malem." "Ayo makan, Nan," ajak Bian. Pria itu mulai menyendokkan makan malam yang lebih awal ini. Kinan melirik, melihat lebih dulu bagaimana bosnya makan. Dia tidak mau memperlukan dirinya. Tidak ada yang aneh. Dia mulai menye

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN