"Kakak, ibu enggak berhenti nangis, tadi orangnya ke rumah lagi. Tadi sambil marah-marah, terus katanya beneran mau dilaporkan ke polisi kalau dua hari lagi motornya enggak balik juga." Suara adiknya yang dikirim melalui voice note kembali dia putar. Gadis yang baru beranjak remaja itu memberikan informasi terkini mengenai kelanjutan masalah yang Fathur buat. Kinan ingin lepas dari semua masalah itu. Ingin masa bodoh dengan nasib adiknya nanti. Yang jelas, dia ingin ucapan yang kemarin keluar dari mulutnya, tidak berbeda dengan yang ada di hatinya. "Harusnya gua enggak usah mikirin dia, 'kan? Harusnya gua enggak perlu pusing mikir bagaimana nasib dia ke depannya. Itu udah konsekuensi dari perbuatannya sendiri. Berani berbuat, ya berani bertanggungjawab. Tapi kenapa rasanya ada bagian dar

