Linda dengan cepat membawa Kinan kembali ke ruangan. Tidak mau ada orang lain yang akan mendengar keluh kesah yang gadis itu sampaikan. Kinan tentu sedang tidak baik-baik saja. Dia hanya sedang menutupi semuanya agar orang lain tidak mengetahui apa yang dia rasa. Sungguh, Linda kadang bertanya-tanya, kenapa Kinan selalu mendapatkan masalah? Berteman dengan dia, Linda jadi makin banyak bersyukur dengan hidupnya. Dia diberi kemudahan hampir di semua sisi. Berbeda dengan Kinan yang jauh dari kata itu. Linda mengacungi apa yang sudah Kinan lakukan sampai saat ini. Dia tetap berdiri dengan tegak di tengah badai yang terus menerpa. Kinan tidak pernah goyah, walau sesekali datang mengeluh. Hal yang wajar. Semua orang tentu membutuhkan teman bercerita. Setidaknya mampu mengurangi beban yang ditang

