Tria Marah?

1095 Kata

Seseorang datang dengan tergopoh-gopoh menarik kopernya. Mukanya merah padam menahan amarah, atau mungkin sudah marah. Suara pintu yang terbuka dengan keras membuat Andine terkejut seketika. Ia menepuk-nepuk pipinya berharap yang tadi itu tak pernah terjadi. “Tommy b**o banget sih, ya ampun malu banget gue.” Andine duduk merapat di depannya bersiap mendengarkan apa yang terjadi. Tria dan Tommy turun dari angkot di gedung kampus sore ini. Setelah obrolan yang bervariasi di bus maupun angkutan umum. Membicarakan asmara dengan seorang laki-laki seperti Tommy sepertinya bukan hal yang bagus. Tapi sesuatu membuat dirinya tak sengaja memberitahu kalau dia tengah menyukai seorang senior. Kalau bagi Tria Kevin adalah sosok yang sempurna, maka Tommy akan mematahkan argumennya dengan beberapa ala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN