Beberapa hari jelang ujian akhir semester, mahasiswa harus menerima kenyataan kalau tak ada waktu untuk bersantai. Sedikit saja mereka lengah, maka pengulangan mata kuliah akan terjadi. Andine tak mau hal itu menimpa dirinya. Tentu semua mahasiswa tak mau mengalaminya. Solusi yang terbaik adalah belajar siang dan malam untuk hasil yang maksimal. Pukul dua pagi Andine akan bangun dari tidur, kegiatan belajar malamnya dimulai waktu itu juga. Rupanya dia tidak sendirian setelah melihat Tria berkutat dengan buku di meja belajar. Baru kali ini Andine melihatnya tak tidur untuk belajar sebegitu kerasnya. “Sama sekali belum tidur?” Tria mengangguk lemah. Bau minyak terapi tercium, Tria mengolesnya di sekitar leher supaya tak pegal. “Jangan memaksakan diri, lanjut belajarmu di pagi hari saja.”

