Ana memandang puas hasil kerjanya, setelah tiga jam lamanya dia merapikan apartemennya, akhirnya selesai juga. Cukup lelah merapikan apartemen yang terbilang tak luas ini sendirian. Belum lagi banyaknya barang besar yang harus ia perbaiki letaknya. Ana memandang ke sisi lainnya, banyak kantung sampah yang perlu ia buang. Dengan menghela nafas panjang, Ana segera mengambil dan membuangnya di bawah. Ana tak mungkin membuang di depan apartemennya, karena sampah ini sangat banyak, dia tidak mau sampai mengganggu kenyamanan tetangganya. Mengambil sweter untuk menutupi tanktop yang dia kenakan, Ana langsung keluar membuang sampah. Ana melihat sekitar, cukup sepi untuk jam-jam makan siang seperti ini. Beberapa saat kemudian Ana telah selesai membuang sampahnya, merasa lelah, Ana memutuskan un

