Dua bulan telah berlalu, Diana masih koma, belum ada tanda-tanda dirinya ingin sadar. Vivian kini mulai pasrah, walaupun dalam hati kecilnya, dia berharap Diana bisa bangun, dan kembali seperti dulu. Ada yang ingin dia pertanyakan, tentang isi buku harian Diana. Vivian tak menyangka wanita sepertinya masih gemar mencurahkan hatinya melalui sebuah tulisan. Kemarin. Saat di mana Vivian menemukan buku harian Diana. Vivian kembali ke rumah untuk mengganti pakaian, mengingat dirinya belum sempat pulang setelah pulang kerja, badannya juga sangat lengket dan itu sangat tidak nyaman untuknya. Vivian memandang setiap ruangan, walaupun mereka hanya tinggal berdua saja, tapi biasanya Diana akan menyambutnya, atau sedang berkutat di dapur, tapi kali ini rumah terasa sepi. Melangkahkan kakinya me

