"Cepetan dikit dong, Mas Yana. Ya ampun, ini nyetir leletnya minta ampun, masih kencengan aku kalau naik sepeda ontel, udah bodo amat ini mobilnya Danton, buruan injak gasnya." Yana dan Yuda yang mendengar ucapan keras dari Vera hanya bisa saling pandang pasrah, dengan berat hati Yana memandang laki-laki muda yang merupakan atasannya ini, meminta izin secara tersirat untuk melakukan apa yang di minta istrinya, dan jika sampai mobil ini baret, tergores, terserempet, dan yang lainnya, Yana sudah meminta maaf terlebih dahulu. Begitu juga dengan Yuda, pagi harinya yang ingin dia habiskan dengan melihat burung yang akan di incarnya menjadi koleksi justru jungkir balik tidak karuan karena harus mengantarkan istri Serka Dika yang akan melahirkan. Dan yang lebih parah, Yuda merinding sendiri sa

