Elusan lembut di telapak tangan Adhiti. Membuatnya tersenyum haru. Lalu, elusan itu berpindah ke kelopak mata dan wajahnya. Adhiti tahu apa yang dirasakan wanita yang sedang menyentuh tubuhnya. "Jari manismu tidak bisa ditekuk seperti biasa?" Adhiti menggeleng." Tidak aunty, sedikit kaku. Tapi lebih baik daripada sebelumnya." Embun menatap tidak percaya kepada Adhiti. Dua kali dia mengalami kecalakaan yang hampir merenggut nyawanya. Embun bahkan tidak menyangka. Kebutaan yang dialami oleh Adhiti. Kecelakaan pertama membuat matanya sedikit bermasalah. Tapi, kecelakaan kedua malah semakin fatal. "Maafkan aunty tidak membesukmu." Embun memang tidak diberitahu oleh daddy Adhiti tentang kecelakaan yang terjadi. Pertama karena menjaga hati Raga. Karena pernikahan mereka yang baru saja ber

