Sesuai dengan perkataannya, Lucas benar-benar kembali lagi ke ruang tahanan Asuka. Pria itu datang dengan seember air es beserta beberapa pecahan es batunya di dalamnya. Byur! Asuka terkejut, wanita itu reflek langsung duduk dari pembaringannya. Tubuhnya langsung menggigil seketika. Bagaimana tidak, waktu baru menunjukkan pukul enam pagi, dan Lucas dengan begitu rajin sudah memandikan wanita itu di dalam ruangannya. Dengan menahan hawa dingin yang terasa menusuk-nusuk seluruh pori-pori kulitnya, Asuka membuka kedua matanya menatap Lucas sejenak. "Dasar pemalas! lihatlah dirimu, kau tak lebih dari seonggok daging tak berguna. Apa airnya masih kurang? kau masih ingin di guyur? apa? kau ingin berendam? oh baiklah, sebentar..." Asuka tak dapat menimpali. Tubuhnya menggigil bukan main. Na

