Dua minggu sudah Saka berangkat ke malang. Dan selama itu pula Adela tak pernah lagi menampakkan wajah cerianya yang cenderung menyebalkan. Gadis itu lebih banyak mengurung diri di dalam kamar ketika berada di rumah. Dan di kampus, Adela yang paling antipati terhadap tumpukan buku. Kini menjadi lebih sering nongkrong di perpustakaan meski hanya sekedar untuk tidur siang. "Adela ada di rumah ma?" tanya si sulung, Lucas. Ketika dirinya baru saja memasuki ruang keluarga, rasanya masih sesepi kemarin. Padahal menurut berita yang ia dapatkan, Saka seharusnya sudah kembali hari ini. "Tuh, di dalam sarangnya di atas sana." Tunjuk Andrew ke lantai atas. Lucas menggeleng pelan melihat kelakuan sang adik. "Kenapa kau pulang lebih awal nak? tumben." Komentar Teresa menatap sang anak dengan senyum

