Sudah lima hari Selena serta sang anak tinggal atau lebih tepatnya menumpang di rumah Carter. Selama itu pula wanita itu tak pernah mengalami tidur nyenyak dan hidup tentram. Si cerdik Laxa selalu saja memberikan wanita itu kejutan kecil, yang membuat wanita itu selalu terjebak dalam situasi sulit. Seperti pagi ini, Selena harus menahan perih di matanya akibat saluran air di kamar mandinya tiba-tiba mati saat ia tengah keramas. "Buka pintunya pelayan bo doh! aku bilang buka!" suara gedoran pintu serta teriakan Selena sama sekali tak mengganggu aktivitas siapapun di rumah besar tersebut. "Wanita itu kenapa sih, pagi-pagi sudah teriak-teriak seperti tukang sayur keliling." Celetuk Ela yang sedang menyiapkan sarapan untuk sang nona kesayangannya. "Non Laxa minta kang Udin matiin saluran

