Sudah sejak satu minggu ini Carter menjadi sedikit pendiam. Pria itu tanpa sadar membawa masalah pribadi tersebut ke dalam kehidupan rumah tangganya. Namun selama itu pula, Mentari sama sekali tak menanyakan perubahan sikap sang suami. Seolah mengerti jika suaminya pasti kelelahan. Mengurus proyek pembangunan rumah sakit, juga merangkap sebagai seorang direktur rumah sakit keluarganya. Jelas membuat pria itu sedikit kewalahan. "Ingin kubuatkan bekal makan siang?" tawar Mentari tiba-tiba. Carter sedikit mengerutkan dahinya heran. Pasalnya Mentari tak pernah membuatkan bekal makan siang, karena wanita itu selalu datang ke rumah sakit untuk mengantarkan sendiri makan siang untuknya. "Aku hanya menawarkan, jika saja kau mulai bosan aku hampiri setiap hari." Tukas Mentari yang mengerti reaks

