Second Chance for Everybody

1216 Kata

Setelah mengunjungi Jim, tukang tato, sekaligus pemilik apartemen Wilson, Gwen meminta supirnya menjemput mereka. Selama perjalanan, baik Gwen maupun Tyrex terdiam. Amplop yang bertuliskan namanya tergeletak di samping, tanpa ada niat untuk Tyrex membuka. “Kau bisa mampir sebentar di apartemenku dan istirahat sebentar,” ucap Gwen dengan simpati. Dirinya iba melihat Tyrex yang sepertinya memiliki reputasi yang benar-benar buruk di kalangannya sendiri. Pemuda itu mengalihkan pandangan dan menatap Gwen dengan sungkan. “Sepertinya anda tidak mendengar dengan baik, apa komentar Jim mengenai diriku, Nyonya Dixon.” “Trey, panggil aku Gwen saja cukup. Dan, ya, aku mendengar dengan baik apa yang mereka katakan mengenai kau. Lalu apa masalahnya? Tidak ada manusia yang memiliki catatan bersih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN