Seandainya hidup ini lebih mudah untuk dijalani, mungkin sebagian manusia akan memilih berjuang lebih keras untuk menjangkau berbagai hal dalam mimpinya. Namun kenyataan tak seindah mimpi. Kadang rencana yang disiapkan sejak muda, harus hancur karena keadaan dan kebahagiaan terenggut satu persatu dari genggaman kita. Tyrex menatap langit-langit kamarnya. Bukan kamar yang ia miliki, tapi kamar tamu Gwen yang ia tempati, tepatnya. Wanita itu terlalu baik dan memperlakukan Tyrex tanpa memandang dirinya dari sisi yang ia percayai menjadi ukuran yang orang lain telah berikan kepadanya selama ini. Bukan hanya Gwen, Ben dan Lexi, bahkan Chloe, menganggap Tyrex hanyalah salah satu manusia yang masih layak untuk dijadikan teman. Betapa dunia yang ia baru kenali ini sangat menyenangkan. Ia tidak

