27. Kepingan Memori Lain. Hari itu adalah hari pertama Naren menjabat sebagai ketua OSIS, setelah acara serah terima jabatan dari pengurus lama. Naren senang bisa menjadi siswa yang berpengaruh di sekolah. Apalagi, Sashi menjadi wakil ketua sekaligus pacarnya. Tidak ada yang lebih indah dari itu di masa SMA-nya. Semuanya berjalan baik. Hanya saja, sikap Sashi mendadak berubah setelah acara sertijab. Bibirnya memang mengulas senyum, tapi mata Sashi tak bisa bohong. Ada sesuatu yang sedang cewek itu sembunyikan. Tapi Naren juga bukan peramal yang bisa tahu apa yang Sashi inginkan. Sashi juga mendadak suka mencari gara-gara dengan Naren, seolah sengaja menyudutkan Naren dalam setiap rapat pengurus OSIS. Ketika ditanya, Sashi selalu bisa menghindar dan berdalih. Agenda pertama Naren dan pe

