Part 18

2368 Kata
Waktu telah berlalu begitu cepat, sekarang kondisi ola sudah membaik. Ia sudah bisa beraktivitas kembali tetapi tidak boleh yang berat-berat. Sekarang ola sedang membantu tiara dan mamanya memasak. Hari ini keluarga randy akan makan malam dirumahnya. Semua makanan sudah tersusun rapi. Hari ini mereka memasak banyak. Setelah selesai beberes dapur ola memasuki kamarnya, ola melihat suaminya sedang sibuk berkutat dengan laptop. "Mas"ola mengampiri randy yang duduk disofa sambil memangku laptop "Eh,iya apa bund" randy menoleh "Kamu lagi ngapain sih?"ola pun duduk disampingnya dan mengintip ke laptop randy. "Ini bund aku mau daftar ptn, kamu gak daftar?" Tanya randy "Kalau aku kuliah siapa yang jaga anak kita?" "Kita bawa aja hahaha, enggaklah kan bisa dititip sama nenek kakeknya dan opa omanya." Nenek kakek panggilan untuk orangtua ola sedangkan opa oma panggilan untuk orangtua randy yang sudah mempunyai cucu. "Hemm gak ahh aku mau focus dulu sama si baby, nanti kalau udah besaran baru aku kuliah" "Yakin nih bund, gak mau kuliah sekarang?" Tanya randy "Iya mas, aku mau focus sama debay dulu." "Yaudah kalau maunya begitu" Setelah selesai dengan laptopnya Randy dan ola segera keluar kamar untuk makan malam bersama. Keluarga randy juga sudah datang. Ada kak irma dan kak aldi serta adelia. Seperti biasa, setelah makan malam mereka mengobrol diruang tengah. Ola  mengajak bermain keponakan randy, adel, ola mencubit pipi adel karena gemas. Adelia bocah tiga tahun itu hanya tertawa geli saat tantenya mencium dan mencubit pipinya ia tidak menangis malah senang. Randy yang tadinya tidak suka anak kecil dan tidak terlalu dekat dengan ponakannya sekarang mulai menyukainya. "Mas rand foto yuk" randy mengangguk dan berjalan ke arah ola dan adel "Ayo om kita foto" ucap adel sambil menarik baju randy, randy mengusap kepala adel. Lalu mereka pun berselfie bersama. "Adel kamu gemesin banget sihh.. kak, adel nginep disini ya?  Besok pagi nanti dianterin pulang "ucap ola memohon pada kakak iparnya "Bolehh la, tapi gak takut ngerepotin nantinya?" "Gakk kok kak, iya kan mas? Adel mau kan tidur sama tante ola? Nanti biar om randy yang tidur di sofa" "Iya mauu ante horeee" teriak adel senang lalu memeluk tantenya. Randy tersenyum melihat bocah cilik itu "Yahh bund masa aku tidur di sofa sih kita tidur bertiga aja ya" ujar randy " ooom kalau bobok beltiga nanti ante ola kesempitan kasian dede bayi di pelutnya.. emang om landy gak kasian apa" ucap adel dengan gaya bicaranya yang lucu membuat semua orang tertawa. ... Dan akhirnya Randy mengalah untuk tidur di sofa. Randy belum bisa memejamkan matanya ia kembali duduk lalu melihat dua orang wanita sedang tertidur pulas. Adel tertidur sambil memeluk ola dari samping. Randy bangun dari duduknya lalu menghampirinya menutupi selimut yang dipake ola dan adel sampai d**a. Randy mencium kening ola dan saat itu juga ola membuka matanya. "Belum tidur mas?" "Ehh aku ngebangunin kamu ya.. udah kamu bobok lagi ya" ola menggelengkan kepalanya "terus maunya apa?" "Aku kepengen makan rujak mas" "Malam-malam gini ?"ola menganggukan kepalanya "Mana ada yang jual bund.. terus kamu gak boleh makan yang asem dan pedas apalagi udah malem begini, yang lain aja ya bund" ola menggeleng lagi dan memanyunkan bibirnya "Aku mau mangga yang ada dipohon tetangga, kamu ambilin yaa terus bikinin aku sambelnya juga ya ya ya.." ola merengek kepada randy dengan suara yang pelan karena takut adel kebangun "Yaudah iya kamu tunggu sini aja aku bilang ke tetangga sebelah dulu" ola mengangguk, randy keluar kamar dilihatnya jam dinding di ruang tengah yang menunjukkan pukul 1 malam, sebenarnya randy takut akan mengganggu tetangga sebelah tapi ia akan coba untuk bunda dan baby boy nya . Setelah mengetuk pintu lama akhirnya pemilik rumah membukakan pintu, seorang bapak - bapak keluar dengan sarung dan kopiahnya. "Assalamualaikum pak" "Waalaikumsalam ada apa ya nak randy datang tengah malam begini?" "Saya minta maaf ya pak karena mengganggu istirahat bapak" ucap randy sopan "Iya tidak papa kebetulan saya baru ingin solat malam" ujar bapak itu "Ohh begitu, gini pak istri saya sedang ngidam apa boleh saya minta mangga nya pak?" "Ohh boleh silahkan ambil saja nak.. pasti nak ola sedang ngidam mangga yaa, dulu istri saya juga begitu suka minta yang aneh-aneh waktu tengah malam begini, kamu jadi suami siaga nih.. " Setelah meminta izin randy pun dengan cepat menaiki pohon dan mengambil 2 buah mangga yang tidak terlalu jauh dari pijakan ia berdiri. Setelah berterimakasih pada yang punya, randy segera kembali kerumah dan menuju dapur untuk membuat sambal. Randy mengambil gula merah di lemari makanan dan juga 1 buah cabe merah lalu diulek setelah membuat sambal randy mencuci mangga dan mengupasnya. Setelah selesai merapikan dapur randy membawa mangga dan sambalnya ke kamar. Saat memasuki kamar randy melihat ola sudah kembali tidur dengan pulas karena tidak tega randy tidak membangunkan ola dan membawa kembali mangga ke dapur dan memasukannya ke kulkas. Randy masuk ke kamar lalu menatap istrinya. "Kalau bukan karena kamu hamil aku ogah la ngambilin kamu mangga dan akhirnya kamu tidur gak jadi makan mangganya. Untung aku sabar sama istri aku ini"gumam randy pelan lalu ia mencium kening ola dan adel bergantian. Randy membayangkan jika nanti anaknya sudah lahir pasti akan ada seorang anak menemani tidur ditengah-tengah mereka. . . . Randy dan ola sedang bersiap-siap untuk menghadiri acara kelulusan mereka. Acara yang ditunggu-tunggu untuk mengetahui nilai akhirnya datang. Ola memakai kebaya panjang berwana biru muda dipadukan dengan jilbab putih sedangkan randy memakai jas hitam dan kemeja biru muda menyamakan kebaya ola. Karena dress codenya adalah yang perempuan memakai kebaya yang laki-laki memakai jas. Karena kehamilan ola sudah 5 bulan, perut ola yang sudah terlihat, hari ini ia memakai kebaya yang cukup pas untuk keadaanya sekarang. "Kamu cantik banget sih bund"puji randy "Kamu juga tampan mas, gak kerasa ya udah kelulusan aja" "Iya bund kehamilan kamu juga gak terasa 4 bulan lagi lahir si baby boy" "Iya yaa, yaudah yuk mas kita berangkat"randy menggandeng tangan ola keluar rumah menuju mobil. Papa mama dan tiara juga sudah berangkat. Karena para orangtua juga hadir dalam acara ini, sedangkan ola sekarang adalah ketua osis, jadi ia juga yang bertanggung jawab atas jalannya acara. Randy memakirkan mobilnya di parkiran sekolah, setelah melepas seatbelt, randy segera turun untuk membukakan pintu mobil ola. "Terimakasih mas" ola keluar disambut tangan randy, ola menerima uluran tangannya. Mereka pun berjalan bergandengan memasuki aula yang sudah didecor. Banyak pasang mata yang memperhatikannya, Fani, Silvi, dan dhika sudah datang mereka memanggil randy dan ola untuk duduk di kursi bagian depan barisan kelasnya. Randy dan Ola mengangguk lalu duduk di kursi bagian depan. Teman-temannya dengan antusias menanyakan kabar ola, menanyakan berbagai banyak petanyaan ola pun dengan senang hati menjawabnya. Acara pun dimulai diawali dengan sambutan-sambutan. Dari sambutan ketua yayasan, kepala sekolah, dan salah satu dari guru wali kelas. Setelah itu acara yang paling menegangkan dan ditunggu pun tiba dimana akan diumumkan nilai ujian nasional yang paling tertinggi pertama. Nilai yang paling tertinggi akan diberi beasiswa untuk kuliah ke luar atau dalam negeri full gratis. Baik jurusan ipa maupun ips. Jadi akan ada dua orang yang menerima beasiswa. "Assalamualaikum wr wb" ucap moderator "Waalaikumsalam wr wb" jawab semuanya serentak "Bagaimana sudah penasaran?" Tanya sang moderator "Sudahh" jawab semua serentak "Baik, surat kelulusan yang lainnya akan diberikan langsung oleh wali kelas kalian, kecuali yang mempunyai nilai terbaik akan diberi langsung di sini sesuai jurusan" ucap bu risa sebagai moderator. semuanya mengangguk tanda mengerti. "Baiklah tidak usah basa-basi lagi nilai dengan total 564,5 jatuh pada jurusan ipa. Saya sangat bangga dengan murid ini karena prestasinya yang sungguh membanggakan sekolah mari kita beri tepuk tangan dulu sebelum saya menyebutkan namanya" semuanya memberi aplouse dengan meriah untuk siswa yang meraih peringkat pertama. "Nilai tertingggi,  diraih oleh.... " deng deng deng para siswa sangat penasaran dengan orang yang meraih nilai tertinggi "Oleh Dheviola Anggita Rahman dari kelas XII Ipa 1" tepuk tangan meriah langsung terdengar di aula. Ola yang merasa disebutkan namanya sungguh tidak percaya, ia langsung sujud syukur walau susah untuk sujud. Randy membantu ola berdiri setelah ola sujud syukur "Alhamdulillah ya allah" ucap ola setelah berdiri "Alhamdulillah sayang, kamu mendapatkan nilai paling tinggi" ucap randy lalu memeluk ola. Orangtua ola yang duduk dibelakang dengan mama randy, mengucapkan syukur dan sangat bangga kepada ola. "Dheviola silahkan naik ke panggung untuk diberi langsung surat kelulusan dan penghargaan" ucap bu risa. Ola berjalan menuju panggung, semua mata tertuju padanya. Ola berjalan sambil memegang perutnya yang sudah membuncit. Kebanyakan para orangtua berbisik-bisik. Ola sudah diatas panggung dan disambut oleh kepala sekolah "Selamat ola, kamu memang yang terbaik" ola menjabat tangan bu dina sambil mengumbar senyumnya "Baik selanjutnya pengumuman untuk nilai tertinggi jurusan ips jatuh kepada kelas XII ips 3 dengan nilai 524,0 oleh Fahri Firmansyah" tepuk tangan meriah dari jurusan ips. Fahri segera menuju panggung ia tak menyangka akan mendapatkan nilai tertinggi disekolah untuk jurusan ips. Ia berdiri disamping ola dan memberikan senyum, ola membalas senyumnya Setelah keduanya sudah naik ke panggung. Bu risa memberi selamat. Setelah itu penghargaan akan terlebih dahulu kepada peringkat pertama dari jurusan ipa. Penghargaan akan diberikan oleh ketua yayasan langsung. "Untuk ketua yayasan dimohon untuk naik kepanggung" ucap bu risa . Ketua yayasan yang tak lain adalah papa randy, papa mertua ola, pak andhika berjalan menuju panggung, ia terlihat sangat bahagia sekali karena melihat menantunya mendapatkan nilai terbaik. "Selamat ola, kamu memang membanggakan sekolah" ucap pak andhika sambil memberi penghargaan lalu menepuk pundak ola "Iya, pak terimakasih" ola menjabat tangan pak andhika. Setelah itu ola berfoto bersama dengan ketua yayasan. Setelah itu berlanjut ke peringkat pertama dari jurusan ips. Ola dan Fahri difoto sendiri-sendiri sambil memegang penghargaan yang sudah diberi, fotonya akan dipajang di koridor sekolah khusus foto-foto siswa peraih nilai tertinggi dari angkatan pertama hingga saat ini. Ola menebarkan senyumnya sambil tangan kirinya memegang piagam diatas d**a dan tangan kanannya memegang perut bagian bawahnya. Fahri pun juga sama dengan senyuman ia memegang piagam. Setelah sesi berfoto mereka segera turun dari panggung tetapi ada ibu-ibu dari siswa mengangkat tangannya menginterupsikan bahwa ia ingin bertanya. Bu Risa menyuruh ola dan fahri tetap di panggung "Iya, ada apa ibu?" Tanya bu risa "Maaf bu, tapi kok itu siswinya sepertinya sedang hamil ya?" Tanya ibu berbaju biru dengan suaranya yang keras "Iya benar bu, kok masih diperbolehkan sekolah ya?" Sahut ibu berbaju merah disebelah ibu berbaju biru. Para orangtua pun saling berbisik-bisik. "Iya bu, bagaimana harusnya siswa itu dikeluarkan karena dia hamil diluar nikah." Ujar ibu lainnya "Masa siswi yang sedang hamil bisa mendapatkan nilai sempurna dapet bocoran kali tuh bu alias gak asli nilainya" cerocos ibu berbaju ungu. Berbagai pertanyaan memenuhi ruangan aula. Ola yang mendengarnya sedikit sedih karena berbagai cacian yang tidak benar. "Sabar ya ola jangan dimasukin ke hati" bisik fahri. Ola tersenyum "Iya ri makasih, kamu sudah tau kan kalau aku sudah menikah?" Tanya ola pelan "Iya walau awalnya aku gak percaya kalau kamu beneran menikah dengan randy, tapi selamat ya la" ucap fahri tulus sambil tersenyum "Iya makasih ya fahri" ola membalas senyuman fahri. "Stop stop baik ibu-ibu harap diam terlebih dahulu, ketua yayasan akan menyampaikan semuanya" seru bu risa, para ibu-ibu pun akhirnya diam. Pak andhika kembali berdiri di podium "Assalamualaikum wr wb" "Waalaikumsalam wr wb" "Para orangtua murid yang terhormat, saya selaku kepala yayasan meminta maaf karena hal ini, memang benar saudari ola sedang hamil tetapi ia tidak hamil diluar nikah seperti yang kalian bayangkan ia sudah menikah dan juga hasil ujian ola 100% murni karena banyak bukti yang dapat menjelaskannya seperti berbagai prestasi sudah banyak didapatkan oleh saudari ola. Jadi tidak ada yang perlu diragukan seharusnya kita bangga disaat keadaannya yang sedang hamil ia tidak patah semangat untuk terus belajar dan menghasilkan prestasi yang bagus, jadi mengapa saya tidak mengeluarkan siswi tersebut karena ada alasan yang kuat, ada yang ingin ditanyakan lagi?" jelas pak andhika langsung tanpa basa-basi di podium. Ibu berbaju merah tadi mengangkat tangannya "Siapa suami siswi itu pak dan mengapa dia menikah?" "Suaminya ada disini juga, kalau masalah mengapa mereka menikah sepertinya itu urusan pribadi" jawab pak andhika "Siapa pak suaminya?" Tanya ibu itu lagi yang masih penasaran "Saya suaminya ibu-ibu"Randy langsung berdiri dan mengucapkannya dengan lantang. Setelah itu tidak ada yang bertanya lagi karena semua sudah tahu kalau randy adalah anak ketua yayasan yang berarti ola adalah mantu ketua yayasan. Dan pada akhirnya semuanya mengerti. Acara berlangsung dengan lancar setelah acara bertanya perihal kehamilan ola. Ola dan Fahri turun dari panggung lalu kembali kebarisan tempat duduk kelasnya. "Wahh selamat ya la, kamu hebat" ucap rani teman kelasnya "Iya bumil hebat oyy padahal waktu un kan lo lg mabok la, hebat dah" ucap adit mengajukan 2  jempol nya. "Iya ola selamat yaa.." Ujar fani dan yang lainnya juga ikut memberi selamat kepada ola atas keberhasilannya dalam ujian nasional "Iya makasih ya teman-teman ini juga berkat dukungan kalian.. makasih banyak karena kalian udah menerima keadaan aku yang begini" "Iya sama-sama princess ola.."ucap doni sambil mengedipkan matanya. "Ekhemm.. "suara randy menginterupsi semuanya "Cielah ada yang cemburu ternyata teman-teman" ucap silvi "Princess ola kalau udah jadi janda sama abang aja yak.. abang siap kok" ucap doni sambil mengedipkan matanya lagi. teman yang lainnya hanya tertawa memperhatikan tingkah konyol doni "Sialan lo don, nyumpahin gue mati yak.. enak aja istri gue buat elo, nih fani aja yang masih jomblo" randy melotot dan memberi tatapan membunuh ke arah doni. Doni hanya tertawa tawa gak jelas. "Auu sakit bund ko aku dicubit sih"ringis randy sambil memegang perut yang dicubit ola "Omongannya mas jangan kasar gitu aku gak suka" "Hehe iya maaf bund, abisnya masa aku disumpahin mati sama si doni" adu randy "Hahaha sukur lu rand diomelin ola, lagi pake bawa gue segala lagi.. mending gue jomblo dari pada sama si doni" ucap fani "Gak gitu kaliii rand, emang gue nyumpahin lu mati kan kaga... gue kan cuma bilang kalo ola janda gue siap kok.. gue kan cuma bercanda iya kan ola sayang" ola mengangguk "Dia cuma bercanda kok mas, lagian mana ada yang bisa gantiin kamu untuk aku" "Iya deh iya .. jadi cuma aku doang buat kamu selamanya iya kan" ola mengangguk lalu memeluk randy dari samping. Yang lainnya hanya melihat sambil tersenyum juga "Woy masih di sekolah woy" teriak doni Ola melepaskan pelukan randy dengan perasaan malu karena berpelukan di depan umum. Setelah bercanda ria satu kelas berfoto bersama diatas panggung. Setelah itu para siswa berkumpul dengan wali kelas masing-masing untuk diberitahu hasil kelulusan.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN