Organisasi Garis Bawah

1187 Kata
Pov Justin Sebastian. Namaku Justin Sebastian. Usiaku saat ini sudah menginjak di angka tiga puluh dua tahunan. Aku seorang anak laki-laki yang terpaksa harus menjadi yatim piatu sejak aku masih duduk di bangku menengah pertama. Kematian kedua orang tuaku yang tiba-tiba dan misterius, masih dalam pencarianku. Sampai detik ini, hukum di Negaraku masih bisa dibeli dan dikuasai oleh orang-orang bangsawan dan penguasa dalam politik dan pemerintahan. Meskipun pihak berwajib menyatakan kedua orang tuaku meninggal dalam sebuah incident kecelakaan tunggal. Namun, aku tetap yakin dengan instingku, jika semua ini ada hubungannya dengan salah satu orang berpengaruh di kota London ini. Ya, orang berpengaruh itu merupakan salah satu saingan terberat ayahku di dalam lingkup politik pemerintahan. Seminggu sebelum mereka meninggal, aku tidak sengaja mendengar percakapan ayahku dengan asisten pribadi kepercayaannya. Mereka nampak serius membahas salah satu berpengaruh di kota London tersebut yang ternyata sempat akan mengancam nyawa ayahku. Aku yang saat itu masih berusia lima belas tahun, belum begitu paham dengan isi pembicaraan sekitar politik di pemerintahan. Aku pun tidak terlalu focus dan memperhatikan nama petinggi yang mereka bahas. Andai saja saat itu aku mengetahui siapa nama orang berpengaruh itu, mungkin aku akan bersaksi dalam mengungkapkan kematian kedua orang tuaku yang sebenarnya. Sangat disayangkan, apa yang aku katakan kepada semua orang pada saat itu, tidak ada satu orang pun yang percaya. Termasuk opahku sendiri, opah Carlos Sebastian. “Kepergian mereka adalah sebuah takdir, Justin. Kamu harus berlapang dad4 dan menerima apa yang menjadi kehendak Tuhan. Mulai detik ini, Opah yang akan menggantikan peran Mommy dan Daddymu.” Kata-katanya membuat aku tak lagi bisa membatah dan mempertahankan apa yang aku yakini. Aku sempat mengalami perundungan diri. Menjadi orang yang introvert, tidak ingin bertemu dengan banyak orang di luaran sana selama beberapa bulan. Pada akhirnya, opah Carlos mengirimku untuk melanjutkan studyku ke luar negeri. Tepatnya, aku di kirim ke Amerika Serikat agar bisa melupakan peristiwa kematian kedua orang tuaku. Rasanya, semua akan percuma dengan apa yang aku lakukan. Aku tidak memiliki cukup bukti untuk mengungkapkan semua itu. Akhirnya aku pasrah dan mengikuti apa yang dikatakan oleh opah Carlos hingga aku mengenyam pendidikan sampai meraih gelar magister di negeri Paman Sam tersebut. Berbekal ilmu dan pengalaman bebas di luar negeri dalam dunia mafia, aku mulai membentuk sebuah organisasi gelap di Negaraku sendiri. Ditemani salah satu sahabatku yang merupakan asli berdarah Amerika, aku mulai mendirikan kerajaan organisasi garis bawah di kota London ini. Senjata 4pi dan pis4u lipat, sudah menjadi alat yang akrab dalam hidupku. Dua benda itu, tidak pernah bisa jauh dari tubuhku. Ke mana dan di mana pun, aku selalu membawanya sebagai alat pelindung diri. Sebagai ketua Mafia, banyak mata-mata musuh yang mengincar nyawaku di setiap saat. Untuk menghadapinya, aku harus menguasai ilmu bela diri dan tembak menembak yang jitu. Aku pun merekrut beberapa orang anggota yang ingin bergabung dalam organisasi di bawah kepemimpinanku. Untuk menemukan dan menangkap orang berpengaruh yang berkaitan dengan kematian kedua orang tuaku, mau tidak mau aku harus memasuki dunia garis bawah yang penuh dengan rintangan dan tantangan yang tidak mudah. Beruntung, teman dan sekaligus asisten pribadiku yang bernama Louis Anderson, selalu bisa aku andalkan dan selalu sigap membantuku setiap saat dan waktu. Dia selalu bisa mengatasi kesulitanku dalam menghadapi musuh antar klan atau geng. Setelah tujuh tahun berjalan, aku dan Louis mampu menguasai bisnis gelap yang tersebar di kota London. Beberapa klan yang pernah menjadi pesaingku, akhirnya bergabung dan menjadi anggota organisasi di bawah kepemimpinanku. Kurang lebih tujuh puluh orang anggota yang saat ini berada dalam perintahku untuk menjalankan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Karena, semua anggota yang di bawah perintahku wajib melapor setiap aktivitas yang mereka kerjakan. Yang berani melanggar dan berkhianat, aku tidak segan-segan untuk mengambil nyawa dengan satu peluru yang bersarang di kepalanya. Kejam! Ya, aku memang sangat kejam untuk setiap orang yang berkhianat. Aku sudah dilatih untuk bersikap hal demikian. Prinsip dalam organisasi harus dipegang kukuh. M4ti! Mereka atau kita yang akan m4ti. Sejak dua tahun belakangan ini, orang yang paling aku sayangi di dunia ini selalu saja memaksaku untuk segera berumah tangga. Dengan alasan usiaku yang sudah berkepala tiga, ia menginginkan aku segera menikah. Namun, aku selalu berusaha untuk menolak dengan berbagai cara yang aku bisa. Nihil! Opah Carlos tetap tak pernah menyerah. Sudah puluhan gadis cantik yang opah Carlos kenalkan kepadaku untuk aku nikahi. Tak satupun dari mereka yang aku pilih. Lalu, aku meminta beberapa anak buahku untuk mencari gadis yang bisa aku ajak bekerja sama mengelabui opah Carlos. Pada akhirnya, opah Carlos pun percaya dan tidak lagi mendesakku untuk menikah. Namun, gadis tersebut memeras dan menuntutku untuk segera menikah sungguhan. Jika aku menolak, ia akan mengadukannya kepada opah Carlos. Aku pikir, ancaman gadis itu hanya sebuah gertakan yang tak berarti. Ternyata, aku salah mengira. Dan, apa yang terjadi, opah Carlos pun mengetahui apa yang selama ini aku sembunyikan darinya. Pernikahan pura-pura kami pun terbongkar, opah Carlos marah besar terhadapku. Kesal dan marah, nyawa gadis itu pun melayang di tangan anak buahku atas perintah yang aku berikan. Setelah beberapa bulan waktu berlalu, opah Carlos mendapat serangan jantung dan harus dilarikan ke rumah sakit. Mendengar berita tersebut langsung dari asisten pribadi opah Carlos, aku pun segera menemuinya di rumah sakit. Beruntung, serangan jantung opah Carlos masih tergolong ringan. Menurut dokter yang memeriksanya, opah Carlos tidak boleh terlalu banyak aktivitas berat dan berpikir keras. Aku sebagai keluarga satu-satunya, harus lebih memperhatikan kesehatannya. Akhirnya, aku pun menjalankan apa yang dikatakan oleh dokter untuk lebih menjaga dan memperhatikan kesehatan opah Carlos. Namun, dalam waktu tiga bulan terakhir ini, opah Carlos selalu saja mencampuri bisnis organisasi yang aku jalani. “Tinggalkan organisasi gelapmu itu, Justin! Opah tidak ingin kehilangan nyawamu. Kamu adalah satu-satunya pewaris tunggal keluarga Sebastian. Siapa lagi yang akan meneruskan bisnis Opah, kalau bukan kamu, Justin?” “Aku tidak akan berhenti, sebelum orang yang mencelakai Mommy dan Daddy menerima hukuman yang setimpal, Opah. Jadi, tolong berhenti mencampuri urusanku!” “Opah akan berhenti mencampuri urusanmu itu. Tapi, Opah menginginkan kamu kali ini menikah sungguh-sungguh, agar Opah merasa tenang, Justin.” “Okay! Aku akan segera mengabulkan permintaanmu, Opah.” Sejak saat itu, aku pun mulai mencari gadis yang bisa aku jadikan istri pura-pura kembali. Namun, seperti nampak sungguhan dan meyakinkan di mata opah Carlos. Suatu ketika, aku bertemu teman lamaku yang bernama Marco Fernandes di salah satu club milikku. Dia sedang b3rcumbu mesra dengan seorang gadis cantik yang duduk di atas kedua pahanya. Aku menghampirinya dan menegurnya untuk tidak mencemari tempat bisnisku. Dia tak terima dan memancingku untuk berduel. Pada akhirnya, perkelahian pun tak bisa aku hindari. Aku mengusirnya dari club malam milikku dengan wajah lebam yang aku gambar dengan bogem mentahku. Jika tidak ada tangisan gadis yang berdiri dekat di sampingnya, mungkin dia sudah habis di tanganku tak berdaya. Namun, aku tidak ingin mengotori tanganku dengan hal tak penting seperti itu. Setelah satu minggu kemudian, aku melihat Marco Fernandes kembali di sebuah pusat perbelanjaan. Dan, saat itu, gadis yang dia gandeng dengan mesra, bukan gadis yang sama. Entah kenapa, hatiku seakan tertarik dengan senyuman gadis yang berdiri di samping teman lamaku itu. “Apakah gadis itu, kekasihnya? Lalu, yang di club malam waktu itu, siapa?” tanyaku sungguh penasaran.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN