Bab 1.

204 Kata
Alice Ebis yang merupakan putri dari Kerajaan Ebis, kembali ke lima tahun kemudian setelah bola waktu milik Kaisar di putar oleh Soha, seorang pelayan yang datang dari negeri Zamrud. Kala itu Soha terpaksa melakukannya karena Kaisar terbunuh oleh Mantra hitam yang mengenai tubuh Alice. Dan karena semuanya sudah terjadi, Soha yang sangat sadar langsung melakukan perjalanan dengan portal menuju Ebis ketika dirinya terbangun dengan tubuh yang lebih muda. Dia memohon pada Alice agar semua yang terjadi di masa depan tidak terjadi. Pengangkatan selir pertama kali harus di batalkan agar variabel terganggu. Soha juga berharap dengan kesempatan ini Kaisar tidak lagi menjelajahi negara dan melakukan perperangan. Alice mengerti dengan apa yang Soha katakan, tapi dia bingung harus memulai darimana hingga mereka berdua memutuskan untuk ikut dalam pemilihan selir yang akan di adakan beberapa hari lagi. “Kau tahu ini tidak akan mudah Soha, aku tidak ingin mati muda. Tapi jika Kaisar tidak memulai perang tentu saja semua itu akan baik, Julian Liberia seharusnya memulai perang 3 tahun dari waktu ini. Aku tidak tahu apa yang di inginkan sang pencipta, tapi akankah semua berubah itu tergantung lagi pada takdir.” “Nyonya, saya mohon! Bukankah rakyat anda juga penting?! jadi bekerjasamalah, saya sangat berharap pada anda.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN