12. Edukasi 2

1511 Kata
Kembali Naira dan Kenzi di pertemukan dalam sebuah acara rutin yang wajib mereka lakukan hampir setiap hari, apalagi kalau bukan kampus. Dan Kenzi masih menjadi dosen dadakan yang akan mengajarkan langsung edukasi-edukasi yang tentu nya akan sangat bermanfaat bagi semua. Kembali Kenzi memberikan edukasi, beberapa hari yang lalu ada p********n berkedok minta bantuan di jalan, tetapi saat pengemudi turun pengemudi langsung di pukul sampai pingsan. Itu adalah hal hal yang harus di waspadai karena sangat membahayakan diri dan masyarakat sekitar. Sudah syukur kalau harta yang hilang, karena masih bisa di cari. Sungguh orang-orang sekarang sangat meresehakan, ingin harta tanpa bekerja. Kenzi juga sudah menyelidiki pun sudah mempunyai pegangan cara untuk membasmi para begal, dan nanti ke depan nya ia akan merencanakan sesuatu untuk menjebak para begal itu pasti cara ini akan berhasil. iya sangat yakin. "Selamat pagi teman-teman," ucap Kenzi seperti biasa. Gaya nya yang cool memikat banyak mahasiswi, bahkan sampai sekarang Maya dan Naira selalu mendoakan Kenzi agar mencintai nya. "Pagi kak." Jawab mereka serentak. Kenzi mengangguk, "Terimakasih atas waktu yang sudah di luangkan dan terimakasih atas kehadiran teman-teman semuanya. Untuk kesempatan kali ini, masih tentang edukasi yaitu tentang edukasi marak nya pembegalan." Ucap Kenzi. "Sebelumnya saya akan menjelaskan hal yang mungkin sudah lumrah, dan sangat kalian ketahui oleh kalian semua. p********n adalah sebuah aksi merampas di tengah jalan dengan menghentikan pengendaranya. Biasanya, p********n terjadi di jalanan yang jauh dari keramaian, perampok, penyamun, penggarong." ucap Kenzi. "Kemarin saya mendengar dari kesatuan kami, jika di jalan Raya Husada ada seorang ibu-ibu yang di begal, sehingga mobil nya hilang. Bukan hanya itu saja, dua unit motor juga hilang di daerah jalan masuk nya tol." "Tetapi teman-teman sekalian tak usah panik dan khawatir, asal selalu waspada itu sudah cukup untuk melindungi." "Ada yang tau penyebab p********n itu apa? Atau sebab mereka membegal tuh kenapa?" Tanya Kenzi. Naira menjawab dengan serius, "Kemiskinan dan pendidikan, lumrah nya begitu pak." Jawab Naira. Kenzi dalam diam nya tersenyum tipis, wanita itu sangat cepat tanggap sekali. Cerdas tak seperti apa yang ia bayangkan, ternyata Naira juga bisa serius saat sedang seperti ini. Profesional sekali. Kenzi menganggap, "Ya benar." "Memberantas p********n yang marak terjadi di kawasan Husada tidak hanya dengan menangkap para pelaku kejahatan. Namun, harus dilihat apa akar permasalahan dari perilaku kejahatan yang sedang meresahkan masyarakat tersebut. menurut Sosiolog Musni Umar, dalam memberantas atau menghilangkan p********n pemerintah harus memecahkan akar masalah yang terjadi. Dikarenakan pelaku tindakan p********n yang rata-rata anak muda tersebut ialah anak muda yang tidak memiliki pekerjaan tetapi berkeinginan memiliki sesuatu barang." ucap Kenzi panjang lebar, perkataan nya tak lepas dari pandangan mata Naira. "Jadi yang terpenting ialah memecahkan akar masalah dan akar masalahnya itu adalah kemiskinan. Pelaku yang rata-rata anak muda tidak memiliki pekerjaan tetapi mereka ingin memiliki kendaraan namun tidak memiliki kemampuan untuk membeli," "Selain masalah kemiskinan yang tidak kalah penting ialah kurangnya pendidikan akhlak dan agama yang diterima anak-anak kurang mampu tersebut. Al hasil mereka hanya memikirkan bagaimana untuk mendapatkan uang tanpa pekerjaan yang berat." "Peran orang tua juga menjadi faktor penting dalam mendidik dan memberikan pelajaran akhlak terhadap anak-anak mereka. Namun, permasalahannya di masyarakat bawah mereka tidak terlalu memikirkan itu dikarenakan untuk persoalan hidup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja sudah berat," ujar Kenzi Kenzi menambahkan, "selain itu pihak kepolisian sebaiknya jangan hanya menangkap dan memberikan hukuman. Melainkan, harus diberikan semangat kembali untuk mereka berubah dan mencari pekerjaan yang lebih baik. Itu adalah tekad kami sebagai anggota kepolisian." "Karena masalahnya ialah masalah perut, kita tidak bisa mengandalkan polisi karena jika ditangkap pun tidak bisa mengurangi. Sebaiknya, ditumbuhkan kesadaran bangkit untuk bekerja. Selain itu, tokoh-tokoh masyarakat dan pemerintah yang diberi tanggung jawab oleh negara harus segera memikirkan bagaimana cara merubah para pembegal ini menjadi lebih baik," tutup Kenzi "Nah lalu bagaimana caranya solusi menghindari pembegalan." tanya Kenzi. "Aksi tindak kriminal yang menargetkan pengendara motor dan mobil kini sudah banyak terjadi di berbagai daerah. Para pelaku aksi kejahatan tersebut pun banyak yang nekad dan melakukannya di siang bolong. Biasanya korban dirampok seluruh harta bendanya, namun tak jarang juga sampai meregang nyawa. Mengingat betapa bahayanya tindak kejahatan tersebut. Maka para pengendara motor pun dihimbau untuk berhati-hati selama berkendara di jalanan. Selain harus menggunakan perlengkapan berkendara yang mumpuni. Kalian semua juga harus tetap selalu waspada terlebih jika berkendara di malam hari dan melewati jalanan yang sepi. Nah, untuk menghindari risiko menjadi korban p********n saat berkendara. Kalian bisa menerapkan cara-cara berikut ini." "Yang pertama, gunakan jalanan yang sering kalian lewati dan cenderung ramai Seperti yang telah disinggung sebelumnya, para pelaku begal atau perampokan seringkali melancarkan aksinya di jalanan yang sepi dan minim pencahayaan. Hal ini mereka lakukan guna menghindari keramaian penduduk agar aksinya tak terlihat orang dan peluang keberhasilan mereka jauh lebih besar. Nah, jika Anda terpaksa harus berkendara di malam hari dan melewati jalanan yang sepi. Sebaiknya carilah opsional jalan lain yang Anda kuasai dan sering dilewati. Terlebih jika jalan tersebut ramai dan dilewati banyak orang." "Yang kedua, Mengajak teman. Selanjutnya, Anda bisa mengajak seorang teman untuk dibonceng di jok bagian belakang. Dengan membawa teman berkendara bersama Anda, peluang terjadinya perampokan atau p********n tentunya akan lebih kecil. Sebab, biasanya para pelaku kejahatan hanya mengincar pengendara yang berkendara sendiri karena dianggap lebih lemah dan bisa diintimidasi.". "Dan yang ketiga, Lengkapi peralatan berkendara Anda Helm, jaket, sarung tangan dan sepatu merupakan beberapa perlengkapan berkendara yang wajib Anda gunakan agar tetap aman. Selain dapat menghindarkan Anda dari risiko luka ringan misal terjadi kecelakaan, perlengkapan ini juga akan melindungi diri Anda ketika bertemu pelaku begal. Gunakanlah helm yang berstandar SNI karena sudah dapat dipastikan aman dalam melindungi kepala Anda dari hantaman benda tumpul ataupun benda tajam. Selain itu, jaket yang tebal juga dapat mengurangi terjadinya luka apabila pelaku kejahatan nekad menusukkan pisau ke tubuh Anda." "Yang ke empat, Berikan perlindungan terhadap diri Anda Tak ada salahnya jika Anda melakukan perlawanan saat mengalami hal-hal tak terduga seperti dirampok. Tidak harus membawa benda tajam atau senjata api, Anda bisa menggunakan alat-alat sederhana seperti semprotan cabe atau merica. Alat tersebut bisa Anda taruh dalam saku jaket yang mudah diraih kemudian arahkan ke mata para pelaku kejahatan secepat mungkin. Saat mereka sibuk dengan matanya yang perih, Anda pun bisa memanfaatkan waktunya untuk kabur. Selain itu, Anda juga bisa membekali diri dengan setrum kejut yang bisa Anda dapatkan dengan mudah di toko-toko online. Alat ini bekerja dengan memberikan aliran listrik ke pelaku kejahatan tersebut agar mereka kaget dan tak sadarkan diri." "Itulah sekiranya edukasi tentang p********n, apakah dari kalian ada pertanyaan?" Tanya Kenzi. Mereka semua cukup mengerti dengan apa yang Kenzi jelaskan, menurutnya Kenzi sangat cocok menjadi seorang dosen karena kata-kata nya sangat mudah untuk di pahami dan di mengerti. *** Naira termenung di bangku nya, dia masih memikirkan apakah cinta ini adalah sebuah kesalahan? "Syuttt.." Naira mendengar suara Keisha yang tengah berkode dengan Cindy, mereka pasti membicarakan keduanya. "Kenapa?" tanya Naira sembari menatap ke arah Keisha dan Cindy dengan malas nya. Mereka berdua terdengar menghela nafas nya. "Gak apa-apa kok, lo kenapa murung terus Nai? Lo punya masalah?" tanya Cindy yang di benarkan oleh Keisha. Naira segera menggelengkan kepala nya pelan. "Gue cuman lagi gak enak badan aja kok, gak apa-apa." jawab Naira lesu "Hah, lo serius sakit?" heboh Keisha, membuat Naira mendengus kesal. Ini yang tak ingin ia bilang jika dirinya tak enak badan, teman-teman nya pasti sangat mengkhawatirkan diri nya. Persahabatan menjadi salah satu hubungan berharga yang dimiliki oleh manusia. Seorang sahabat akan terus berupaya dan selalu berada di samping kita saat sedih maupun senang. Ada banyak sekali quotes tentang sahabat yang ini bisa mewakili perasaan kita. Biasanya quotes ini digunakan untuk mengungkapkan bagaimana sahabat merupakan seorang yang sangat berarti di hidup kita. Hubungan sahabat yang sejati akan melewati masa-masa kebersamaan yang cukup menguras perasaan. Tapi entah kenapa, Naira tak bisa menceritakan kesusahan nya sedikit pun kepada sahabat-sahabat nya. Seperti mati rasa, di ceritakan pun tak akan dapat merubah apapun itu termasuk apa yang hilang dari dalam hidup nya. Dalam hidup, setiap orang pasti pernah merasakan kehilangan yang membuat tiap momen terasa begitu hampa. Tetapi, seiring berjalannya waktu, kamu harus bangkit dan tidak boleh berlarut-larut dalam kesedihan. Kehilangan memang dapat menyayat hati, bahkan tidak bisa terlupakan sepanjang hidup. Namun, kehidupan terus berjalan dan kamu hanya bisa berdoa agar ia tetap berbahagia. Kamu juga harus yakin bahwa kebahagiaanmu adalah yang ia inginkan. Ada beberapa perasaan sakit yang tak akan tersembuh kan, hanya bisa coba dilupakan. Tetapi sudah beberapa tahun lama nya, luka yang Naira coba untuk di hilangkan itu ternyata malah menganga dengan lebar. Seiring bertambah nya usia, seiring ia di sebut dewasa ternyata tak membuat otak dan pikiran nya melupakan. Dewasa itu bukan berapa umurnya, tetapi seberapa bisa ia mengontrol, mengendalikan, dan bertanggung jawab atas dirinya dan orang lain Dan pada akhirnya Naira tahu jika dewasa itu menyakitkan. Pada akhirnya Naira tahu bagaimana rasanya mengusap d**a di saat sedang sesak karena perihal dunia. Dulu saat kecil, Naira ingin cepat-cepat tumbuh dewasa. Setelah dewasa seperti ini. Tak munafik Naira lebih merindukan masa kecil dan masa lalu nya yang indah. Tentu nya banyak canda dan tawa di dalam nya. Tak seperti ini, apa-apa sendirian..Tak ada yang bisa mengobati mental dan hati nya selain dirinya sendiri.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN