Chapter 16 : Jayden dan Kisahnya

1566 Kata

11 Agustus 1992 Terlihat seorang anak kecil yang tengah bermain mobil-mobilannya sembari diawasi oleh sang pengasuh. “Bibi ... pa ... pa ana?” tanyanya dengan pengucapan yang belum lancar. “Papa sedang menjemput adik, Jayden sabar sebentar ya,” ucap sang pengasuh memberi pengertian kepada anak majikannya. “Emput dik?” binar matanya menunjukkan keantusiasan ketika mendengar ucapan sang pengasuh. “Iya jemput adik, sebentar lagi Jayden menjadi kakak,” “Akak? Akak Ji hehehe,” “Iya seperti kakak Ji, Kakak Jay,” ucap sang pengasuh sembari menjawil hidung mungil Jayden. Tin Tin “Papa!” seru Jayden kecil begitu mendengar suara mobil sang papa yang memasuki halaman rumah Adinata. “Ayo bibi gendong, kita sambut papa dan adik ya,” ajak sang pengasuh yang memberi gesture merentangkan tangan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN