Setelah malam itu, suasana kediaman Danendra kembali damai. Tak ada lagi perang dingin antara tuan dan nyonya Danendra. Perang dingin itu kini digantikan dengan suasana hangat menyambut natal. Sudah menjadi tradisi jika natal datang rumah mewah milik Dimas Danendra menjadi tempat berkumpul sanak saudara Danendra untuk merayakan natal bersama. Hari ini, empat hari sebelum malam natal tiba rumah mewah Danendra menjadi lebih ramai dari biasanya. Orang-orang suruhan Tiffany sibuk mendekorasi ruang utama rumahnya. Semua pengaturan pesta ini di bawah arahan dan pengawasan dari Tiffany sebagai nyonya besar, sedangkan Elina hanya mengekor mertuanya sembari sesekali memberikan pendapat. Elina kini paham bahwa mama mertuanya adalah orang yang perfeksionis, setiap detail kecil pun tak luput dari pen

