22. Plan

1331 Kata

Sudah dua malam ini Andres tidur dalam kelelahan dan kemewahan. Lelah karena tubuhnya dimanfaatkan habis-habisan, tapi juga dilayani dengan penuh kemewahan. Di hadapan Clara, ia abaikan harga dirinya dan memilih untuk menjadi penjilat. "Sayang.. " Panggil Andres pada saat ia dan Clara berdua berada di taman menikmati matahari pagi dan english breakfast tea yang menyegarkan. Clara menoleh sambil tersenyum manis. Hatinya cukup meleleh mendengar panggilan manis dari Andres untuknya. "Mungkin minggu depan aku akan off menemanimu. Aku harus ke luar pulau menemani bos besar kunjungan ke beberapa cabang di pulau lain." Jelas Andres kemudian mengambil cangkirnya dan menyesap teh. "Kenapa begitu? Aku sudah membayarmu untuk jangka panjang, An" sanggah Clara. Andres mengangguk, kemudian mencoba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN