#Danendra Sampai hari ini Aira belum berbagi cerita lagi soal keputusan akhirnya, akan menerima atau menolak Titanium. Dan udah tiga hari ini gue lebih banyak diam saat pelajaran pertama dan kedua. Saat jam istirahat hanya sekedar kumpul di kantin, nggak ikut nimbrung obrolan apalagi bercanda seperti biasanya. Saat jam pelajaran ke tiga sampai jam terakhir gue kembali diam dan cenderung bengong. Bahkan meski kelas runtuh sekalipun gue nggak peduli asal gue bisa menikmati proses bengong ini sampai tuntas. Bel istirahat yang bunyinya seperti sirine kebakaran membuat gue kaget setengah mati. Tergesa gue bangkit dari kursi. Membuat Fernando memandang sampai menegur gue heran. “Pas pelajaran aja gue kira lo abis kesurupan tiba-tiba jadi pendiam. Giliran istirahat paling gercep ninggalin k

