Feelings 61

1550 Kata

#Danendra Bunyi bip sebanyak dua belas kali terdengar dari jam tangan gue yang ada di atas meja belajar. Pertanda kalau waktu saat ini menunjukkan pukul dua belas dengan langit di balik jendela kamar masih berwarna hitam pekat. Padahal besok jam pertama adalah jadawal guru mata pelajaran Sejarah yang terkenal disiplin dan selalu on time. Tapi mata gue nggak bisa diajak kompromi. Lebih dari satu jam gue berusaha tidur dan gagal. Bayangan kondisi muka Aira waktu cerita soal dia ditembak Titan tadi siang cukup mengganggu konsentrasi proses tidur gue malam ini. Gue kesal karena nggak seharusnya terbayang hal-hal yang nggak perlu gue ingat-ingat lagi. Tadi gue bisa bersikap biasa aja saat menanggapi cerita Aira. Bahkan gue sempat mengajukan beberapa pertanyaan yang niatnya mencoba mengacak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN