“Kau akan tahu nanti,” perkataan darinya yang seperti itu sama sekali tidak membantu Adrien. bahkan setelahnya mereka kemudian berpisah. Tidak ada bumbu-bumbu yang membuat gairahnya bangkit atau hal-hal lainnya. Adrien justru memilih pergi. Meninggalkan wanita itu. Dia merasa menjadi pihak yang terboodoh tapi tidak memiliki kuasa apapun untuk dapat menentang wanita itu. Sekarang dia terjebak bersama rekannya, mereka disuruh untuk kembali ke London secepatnya. Adrien sebenarnya tahu pasti bahwa Nyonya Mary ingin dia segera berada dalam genggaman. Wanita itu mungkin khawatir akan adanya kebenaran dari berita yang mampir di telinganya. Dia mungkin tidak suka mengetahui bahwa mainan favoritnya memiliki rumah sendiri dan lagi memang hanya pada Zelda saja Adrien memberikan hatinya. Waktu delap

