Sweet Talk

3524 Kata

Aku terus terang sangat lega, terlampau sumringah. Apalagi ketika pria itu terlihat sedikit lebih baik daripada kemarin saat dia melewati meja operasi. “Itulah yang mereka katakan padaku juga,” candanya, aku heran pada pria ini. Bisa-bisanya dia mencoba untuk memaksakan nada yang kelewat santai untuk menyembunyikan fakta bahwa dia sendiri saja berada diambang ketakutannya sendiri. Dasar bodoh! Kemudian seseorang berdehem, mengejutkan Adrien bahkan juga aku sendiri. Tiba-tiba aku ingat bahwa tidak hanya kami berdua diruangan ini. Kurasa perasaan ini berlaku juga untuk pria yang masih berbaring dihadapanku. Lulu terlihat menjadi pihak yang paling antusias sekarang. Dia lantas membawa semua orang untuk pergi keluar dari ruangan. Termasuk juga Naina yang sepertinya ingin sekali mengetahui p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN