"Rasanya masih sama ketika tersakiti karena cinta, kau saja yang terlalu berani mengambil resiko sehingga tidak tahu dampaknya seperti ini dan akan jadi sangat menyakiti, jika berani jatuh cinta dengan seseoarng maka bersiplah untuk patah hati yang kesekian kalinya. " *** Ti....ga, tak ada tanda-tanda Rimba akan memanggil. Mungkin memang ini saatnya Anin harus mengikhlaskan perasaan cinta yang pada intinya hanya bertepuk sebelah tangan. Tapi suara dari belakang yang terdengar serat akan makna, tapi diartikan lain oleh Anin. "Sekarang Saya tahu, merelakan ketika kita belajar mencintai tapi pada kenyataan orang itu memilih meninggalkan ternyata bohong jika yang awalnya berjuang malah melepaskan." Anin tidak ingin berbalik lagi ke belakang. Karena, jika dia kembali mungkin perasaan yang

