Silla terus memandangi Dewi tanpa henti. Ke mana pun Dewi pergi, dia akan mengekorinya. Di mana pun Dewi duduk, dia akan memandanginya tanpa berkedip. Seolah ada yang ingin Silla tanyakan, tapi perempuan itu terlalu sungkan karena takut mengganggu ketenangan Dewi. Namun, melihat Silla yang terus-terusan menempel padanya, justru itu membuat Dewi merasa terusik. Dia akhirnya membalas tatapan Silla yang sejak tadi berada di sampingnya. “Kamu mau tanya apa?” ujar Dewi. “Ha?” “Dari tadi kamu lihatin aku terus, bahkan kamu juga ngikutin aku ke manapun aku pergi. Sebenernya apa yang mau kamu tanyain ke aku?” tukasnya. “Kamu sama Kak Harris, entah kenapa aku ngerasa aneh sama kalian berdua. Sebenernya ada apa?” kata Silla, akhirnya dia bisa menanyakan apa yang ingin dia tanyakan sejak si

