Takut Salah Paham

1365 Kata

Semburat mentari pagi mengusik kelopak mata Harris. Perlahan mata gelapnya itu terbuka. Sesaat Harris terdiam, mengumpulkan nyawanya yang masih terasa melayang-layang. Sampai kemudian, Harris merasa ada yang memeluknya hangat. Harris yang masih setengah sadar berpikir kalau itu adalah istrinya, tapi saat dia menoleh, wajah Harris tampak terkejut. Sora—perempuan itu tidur di sampingnya dengan kondisi tanpa busana, begitu pun dengannya, Harris juga tak mengenakan satu helai pakaian apa pun. Pandangan Harris lantas beredar, dia melihat pakaiannya dan pakaian Sora berserakan di lantai kamar. Saat itulah kilas balik kejadian semalam terukir kembali di dalam kepala Harris. “Sial,” lirih Harris, dia mengusap wajahnya kasar. Penyesalan memang selalu datang di akhir. “Apa yang sudah aku laku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN