Pukul tujuh pagi, mobil Harris sudah terparkir di halaman rumah Dewi. Pria itu keluar dari dalam mobil, lalu merapikan pakaiannya sesaat, sebelum kemudian dia melangkah menuju pintu rumah. Saat Harris hendak mengetuk pintu tersebut, terlihat pintu itu sudah dibuka lebih dulu oleh seseorang. “Kak Harris?” Riyo berdiri di ambang pintu sembari menatap Harris bingung. Pasalnya, tadi itu dia membuka pintu karena memang akan pergi keluar. “Pagi, Yo,” sapa Harris, sesaat dia memandangi pakaian Riyo yang terlihat sangat rapi. Adiknya Dewi itu tampak mengenakan pakaian hitam putih dengan jas hitam yang melekat sempurna. “Pakaian kamu rapi banget, Yo. Kamu mau pergi ke mana?” tanya Harris, dibuat penasaran. “Ah, itu, aku ada ujian tes pegawai negeri hari ini,” terang Riyo. “Wah, kamu bener

