Steven mengernyit saat dia melihat Dewi tampak duduk di kursi tunggu alih-alih menemani Harris di dalam kamar rawat. Melihat Dewi yang tengah sendirian, akhirnya Steven pun melangkah mendekatinya. “Hai,” sapa Steven, senyumnya terukir ramah. Dewi mendongak, saat dia melihat yang datang adalah Steven sontak senyumnya pun terukir. “Boleh aku duduk di samping kamu?” tanya Steven, meminta izin. Dewi terkekeh kecil melihat sopan santun Steven yang jarang sekali dia dapati dari laki-laki lain, termasuk suaminya yang sering kali asal serobot. “Silakan,” ucap Dewi, memberikan izinnya. “Kamu kok ada di sini? Bukannya seharusnya kamu ada di kamar rawatnya Harris? Emang dia enggak cariin kamu?” tanya Steven. “Mas Harris lagi ngobrol sama Silla. Katanya mau bahas soal masalah keluarganya kakek

