59

1521 Kata

Juan menghentikan langkahnya saat mendapat telepon dari anak buah Dion yang mengatakan keadaan di Jakarta, laki-laki itu meremas ponselnya lalu memasukkannya kedalam saku celananya.   Kembali memutar langkahnya menuju kamar yang baru saja ia tinggalkan. Dengan sekali tendangan, pintu terbuka lebar.   Juan kembali memasuki ruangan yang hanya disinari cahaya remang itu.   “Lo apain anak gue?!” tegas Juan sembari menarik kerah Alfa untuk kesekian kalinya.   “Gue gak tau apa yang lo mak-”   Bugh,   Ucapan Alfa menggantung saat Juan melempar tubuhnya hingga tak lagi di balkon kamarnya.   Alfa berangsut menyenderkan tubuhnya di sofa, Juan mendekat dengan tangan terkepal kuat “Tadinya gue bakal biarin lo hidup dan tebus dosa-dosa lo. Tapi, pikiran gue berubah! Iblis tetap iblis!”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN