Setelah menyusun beberapa rencana, kini dua cowok itu tengah berada di ruang rawat inap Chaca dan Sandi. Sandi masih belum sadarkan diri sedangkan Chaca, kata dokter gadis itu hanya pingsan dan akan sadar dalam beberapa jam ke depan. Chiko maupun Rian hanya berdiri diantara ranjang Sandi dan Chaca, menatapnya bergantian. Chiko mengusap wajahnya kasar sedangkan Rian hanya menatapnya datar. Setelah puas menatap tunangannya, Chiko langsung beranjak membuat Rian menatapnya dengan tatapan tajamnya “Mau kemana?” tanyanya. “Cari angin. Kalo udah waktunya gue kesini lagi” timpalnya sebelum benar-benar keluar ruangan melewati dua laki-laki suruhan Rian. Mereka benar-benar menjaga Chaca dan Sandi. Chiko berjalan menyusuri koridor rumah sakit yang sudah cukup sepi, mungkin karena

