Jakarta, sekarang. Dengan cepat, orang-orang mulai berkerumun. Chaca masih sadar saat tubuhnya dibopong oleh seorang laki-laki untuk menjauh dari mobil ringsek itu. Sama hal nya dengan Sandi, cowok itu dibopong beberapa orang. Chaca tak bisa melihat apapun karena wajahnya ditutupi sebuah kain. Mungkin karena hujan tengah deras saat itu. Tak lama, sirine ambulance terdengar begitu nyaring. Chaca masih membuka matanya saat dirinya dipindahkan kedalam mobil ambulance. Beberapa petugas langsung memberi pertolongan pertama terhadap Chaca. Tubuh gadis mungil yang berlumuran darah itu juga di bersihkan lalu dipasang infus dipunggung tangannya. “Anak muda, bisa dengar suara saya?” Chaca tak mendengarnya dengan jelas, suara seorang perempuan itu terdengar sangat

