Menunggu itu adalah hal yang sangat menjenuhkan, itu yang kini Jojo rasakan . Sudah satu jam lebih dia menunggu sambil bermain dengan ponselnya , tapi Raya belum juga selesai bersiap. “ Aduh berapa lama lagi sayang kamu dadannya?” Suara Jojo sudah mulai terdengar kejenuhannya. “ Iya sabar Mas, nggak sabaran amat sih” Raya masih sibuk merias wajahnya setelah menemukan baju yang dia rasa cocok untuk dia kenakan malam ini dengan membongkar seisi lemari. “ Ya ya lanjutkan” mau bagaimana lagi dia hanya bisa menunggu dan menunggu, Raya memang tipe yang tak ingin terlihat sama di setiap acara yang dia hadiri , makanya dia selalu menyesuaikan pakaiannya dengan Setiap momennya. Semakin lama dia menunggu rasa kantuk pun mendatangnya, Jojo tertidur di sofa dengan memeluk ponselnya . “ Ya amp

