“ Yan tolong kamu antar adik aku pulang ya, nanti kamu bisa langsung pulang saja. Bawa mobil kantor dan kamu bawa pulang saja besok baru kamu kembalikan “ setelah makan siang mereka selesai Toni memanggil Briyan untuk karangannya. “ Baik pak, mari” dengan hormat Briyan langsung menyanggupi perintah atasannya dan mempersilahkan Sinta untuk jalan lebih dulu, walau sebenarnya Briyan sangat terpaksa melakukannya Briyan mempersilahkan Sinta untuk berjalan duluan, Briyan menundukkan kepalanya seraya memberi jalan untuk Sinta. Sinta sangat aneh diperlukan seperti ini, apalagi sama Briyan yang notabene adalah pria yang telah mencuri perhatiannya saat bertemu di pernikahan Raka dan Ana kemarin walau untuk mengakuinya butuh kekuatan yang khusus , mungkin Sinta harus berguru pada hantu jembatan me

