Pagi sekali Toni bangun, dia bersiap-siap untuk menjemput Raka . Dia selalu onetime kalau soal pekerjaan , apalagi Raka selalu menekankan kedisiplinan kerja padanya ataupun semua karyawannya. Pelan sekali dia turun dari tempat tidurnya agar tak membangunkan istri kecilnya, untung saja Mila sudah tak tidur di tangannya lagi setelah semalaman dia disana hingga tangan toni rasanya penuh semut dan sangat berat rasanya. Dia memijit – mijit sedikit tangannya sambil tersenyum kearah istrinya yang selalu manja padanya ,tapi ini adalah yang dihadapi Toni . Memiliki istri yang manja dalam soal kemesraan tapi dewasa dalam menghadapi masalah. Setelah siap dengan baju kerjanya Toni menghampiri Mila yang masih tertidur dan membangunkannya agar tak terlambat datang ke kantor cabang membawa dokumen ya

