seperti ujian dadakan

1164 Kata

Malam ini Briyan mendapat tugas untuk menjemput ibu dan adik Toni . Karena Toni akan berangkat dari kantor langsung ke rumah Raka. Raka juga tidak bilang pada Toni jika ibu dan adiknya diundang juga. Briyan sampai di rumah Toni tepat pukul tujuh malam, itu karena jalanan sangat macet dan ditambah hujan yang membuat perjalanan semakin lambat. Padahal dia berangkat satu jam yang lalu , sungguh jarak tempuh yang tak seimbang dengan waktu yang pakai. Sampai di sana Sinta dan ibu Toni telah menunggu di depan rumah, mungkin mereka juga sudah lama menunggu. Briyan turun dari mobil dengan berlari menuju teras rumah Toni yang sedikit tinggi dengan beberapa anak tangga disana. “ Selamat malam,,, maaf sudah membuat ibu dan Sinta menunggu lama” Briyan berkata sembari mengibaskan tangannya di ja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN